Lantaran Lamaran Ditolak, Pria di Lamongan Ini Sebar Video Hubungan Badannya dengan Sang Mantan

Lamongan – Gagal menikah dan marah diputuskan cintanya dengan sang pujaan hati, M Fery Setiawan (20) pemuda asal Desa Kramat, Kecamatan Lamongan, nekad menyebarkan video hubungan badannya dengan sang mantan kekasih di media sosial Facebook.

Hasilnya kini Fery harus berurusan dengan hukum dan ditetapkan sebagai tersangka karena melanggar Undang-undang ITE.

Korban sejatinya adalah calon istrinya, Hariati (24) wanita asal Pamotan, Kecamatan Sambeng, Lamongan yang tinggal beberapa hari lagi dilamar setelah orang tua kedua belah merestui hubungan dua insan ini.

Namun, semua rencana itu berantakan dan gagal total setelah korban mengaku sering mendapati pukulan yang dilakukan tersangka.

“Dia itu ringan tangan, sering mukuli saya,” aku korban Hariati kepada penyidik.

Tak kuat menahan siksaan yang sering dilakukan tersangka, akhirnya korban memilih untuk memutuskan hubungan asmaranya dengan pelaku.

Bahkan rencana lamaran yang tinggal beberapa minggu lagi, tidak menjadi pertimbangan korban.

Karuan saja, pelaku merasa tersinggung dan sakit hati terhadap korban, sebab telah memutuskan cintanya bahkan membatalkan rencana lamarannya.

Tersangka Fery semakin naik pitam hingga membuat rencana jahat untuk menghancurkan nama Hariati lewat Facebook.

Upaya Fery untuk membujuk kembali Hariati tidak berhasil dan yang memicu kemarahannya lebih adalah Hariati telah berpindah hati.

Sejurus kemudian, pada Jumat (17/1/2020) dini hari, tersangka diduga mengunggah video dewasa itu ke akun Facebook.

Sebelum mengunggah ke akun Facebook tersebut, Fery melakukan siasat bertemu dengan korban dan saat dalam perbincangan, pelaku marampas ponsel korban.

“Saya ambil sim cardnya dan saya masukkan ke HP saya,” katanya.

Cara itulah yang kemudian memudahkan Fery untuk mengunggah video mesum ke akun Facebook korban. Seolah korban sendiri yang mengunggahnya.

Tak hanya cara itu, tersangka juga mengambil gambar tangkapan layar video tersebut menjadi 5 bagian.

Lima gambar itu kemudian dipakai dalam status Whatsapp yang juga menggunakan akun korban Hariati dengan berbagai caption yang menjijikkan.

Ulah Fery begitu cepat menyebar hingga ke telinga korban. Korban diberitahu tetangga kalau ada video porno dan foto mesum korban di akun Facebook.

Korban tidak terima dengan ulah pelaku karena hubungan badan yang diabadikan untuk dokumen pribadi diedarkan luas di dunia maya

Kemarahan korban pada puncaknya, pada Senin (10/2/2020) lalu, ia melaporkan tersangka ke Polres Lamongan.

Tersangka diamankan di rumahnya saat sedang melintas di jalan Desa Tambakboyo Kecamatan Tikung.

Kapolres Lamongan, AKBP Harun didampingi Kasat Reskrim, AKP David Manurung mengatakan pelaku sengaja mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang melanggar kesusilaan dan pencemaran nama baik.

“Setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menyebarkan, menyiarkan atau menyediakan serta mempertontonkan, memiliki,

menyimpan dan memproduk pornografi dijerat pasal 45 ayat (1) dan ayat (3) UU RI nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau pasal 29 atau pasal 32 UU RI nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi.

Ancaman hukuman minimal 6 bulan penjara, maksimal 12 tahun penjara,” kata Harun, seraya menambahkan tersangka juga dijerat pasal 368 ayat (1) KUHP tentang perampasan, Senin (24/2/2020).

Melihat fenomena tersebut, Harun mewanti-wanti siapapun masyarakatnya untuk berpegang pada agama.

“Itu bukti kalau melanggar agama dan norma. Makanya jangan menjalani apa yang telah dilarang agama,” kata Harun.

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Lamaran Ditolak, Pemuda di Lamongan Sebar Video Hubungan Badannya dengan Sang Mantan di Medsos